PETA LOKASI

INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON

Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan

KONTAK KAMI

Jl. Kalibaru Barat No.1, Kali Baru, Cilincing
Jakarta Utara 14110

info@bimtekpemda.com

0812-1372-0188

SOCIAL MEDIA

Bimtek Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) SDGs yang Terukur dan Implementatif

Bimtek penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) SDGs yang terukur dan implementatif untuk mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan daerah.

Tag Terkait

Biaya Pendaftaran

Biaya pelatihan/bimtek dapat bervariasi tergantung lokasi dan waktu pelaksanaan.

Rp2.500.000Rp5.000.000

303 Orang sedang melihat halaman ini

Deskripsi

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) telah menjadi kerangka pembangunan global yang diadopsi oleh Indonesia hingga ke tingkat daerah. Komitmen ini menuntut pemerintah daerah tidak hanya memahami konsep SDGs, tetapi juga mampu menerjemahkannya ke dalam kebijakan dan program yang konkret, terukur, serta dapat diimplementasikan secara efektif.

Salah satu instrumen penting dalam implementasi SDGs di daerah adalah Rencana Aksi Daerah (RAD) SDGs. RAD SDGs berfungsi sebagai dokumen operasional yang menjabarkan target, indikator, program, kegiatan, serta peran para pemangku kepentingan dalam pencapaian SDGs di tingkat daerah. Oleh karena itu, Bimtek Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) SDGs yang Terukur dan Implementatif menjadi kebutuhan strategis bagi pemerintah daerah agar dokumen RAD SDGs tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menjadi panduan pelaksanaan pembangunan berkelanjutan.


Pengertian dan Fungsi Rencana Aksi Daerah (RAD) SDGs

Rencana Aksi Daerah SDGs merupakan dokumen perencanaan yang disusun oleh pemerintah daerah sebagai bentuk komitmen implementasi SDGs di tingkat lokal. RAD SDGs memuat arah kebijakan, sasaran, target, indikator, serta rencana program dan kegiatan yang mendukung pencapaian 17 tujuan SDGs.

Fungsi utama RAD SDGs antara lain:

  • Menjadi pedoman implementasi SDGs di daerah

  • Menyelaraskan kebijakan daerah dengan agenda pembangunan nasional dan global

  • Mengintegrasikan SDGs ke dalam dokumen perencanaan daerah

  • Menjadi dasar pemantauan dan evaluasi pencapaian SDGs

RAD SDGs yang disusun secara baik akan membantu daerah menjalankan pembangunan secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.


Landasan Regulasi Penyusunan RAD SDGs

Penyusunan RAD SDGs memiliki dasar hukum yang jelas dan kuat. Pemerintah pusat telah menetapkan berbagai regulasi sebagai acuan bagi pemerintah daerah dalam mengimplementasikan SDGs.

Beberapa regulasi utama yang menjadi rujukan antara lain:

  • Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

  • Dokumen Rencana Aksi Nasional (RAN) SDGs

  • Kebijakan dan pedoman teknis dari Kementerian PPN/Bappenas

Informasi resmi mengenai kebijakan SDGs nasional dapat diakses melalui https://sdgs.bappenas.go.id dan https://www.bappenas.go.id sebagai sumber rujukan pemerintah.


Peran Strategis RAD SDGs dalam Pembangunan Daerah

RAD SDGs memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa pembangunan daerah berjalan sejalan dengan prinsip keberlanjutan. Dokumen ini menjadi jembatan antara visi global SDGs dengan realitas dan kebutuhan daerah.

Peran strategis RAD SDGs meliputi:

  • Mengarahkan prioritas pembangunan daerah berbasis SDGs

  • Menyelaraskan program lintas OPD dan lintas sektor

  • Mendorong kolaborasi pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat

  • Menjadi alat pengendalian dan evaluasi pembangunan

Tanpa RAD SDGs yang kuat, implementasi SDGs di daerah berisiko berjalan parsial dan tidak terkoordinasi.


Prinsip Penyusunan RAD SDGs yang Terukur

RAD SDGs yang terukur adalah dokumen yang memiliki sasaran dan indikator yang jelas serta dapat dievaluasi secara objektif. Prinsip keterukuran sangat penting agar pencapaian SDGs dapat dipantau secara berkala.

Prinsip penyusunan RAD SDGs yang terukur meliputi:

  • Penetapan indikator yang spesifik dan relevan

  • Kesesuaian indikator dengan indikator nasional dan global SDGs

  • Ketersediaan data pendukung yang valid

  • Target yang realistis dan dapat dicapai

Pelatihan ini membantu peserta memahami teknik penetapan indikator dan target yang sesuai dengan kondisi daerah.


Prinsip Penyusunan RAD SDGs yang Implementatif

Selain terukur, RAD SDGs juga harus implementatif. Artinya, rencana yang disusun dapat dilaksanakan secara nyata oleh perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.

Prinsip implementatif dalam RAD SDGs mencakup:

  • Kesesuaian program dengan kewenangan daerah

  • Dukungan anggaran dan sumber daya

  • Keterlibatan lintas OPD dan pemangku kepentingan

  • Keterpaduan dengan dokumen perencanaan daerah lainnya

Pelatihan ini menekankan pentingnya menjembatani perencanaan dan pelaksanaan agar RAD SDGs tidak berhenti sebagai dokumen formal.


Tahapan Penyusunan RAD SDGs Daerah

Penyusunan RAD SDGs dilakukan melalui tahapan yang sistematis agar menghasilkan dokumen yang berkualitas dan aplikatif.

Tahapan utama penyusunan RAD SDGs antara lain:

  1. Pembentukan tim penyusun RAD SDGs

  2. Identifikasi isu dan prioritas pembangunan daerah

  3. Pemetaan target dan indikator SDGs yang relevan

  4. Penyusunan rencana program dan kegiatan

  5. Penetapan peran pemangku kepentingan

  6. Penyusunan matriks RAD SDGs

  7. Finalisasi dan penetapan dokumen

Pelatihan ini membahas setiap tahapan secara rinci dan praktis.


Integrasi RAD SDGs dengan Dokumen Perencanaan Daerah

RAD SDGs tidak berdiri sendiri, tetapi harus terintegrasi dengan dokumen perencanaan daerah lainnya agar implementasinya berjalan efektif.

Dokumen yang perlu diselaraskan dengan RAD SDGs antara lain:

  • RPJPD dan RPJMD

  • RKPD

  • Renstra dan Renja OPD

  • Dokumen perencanaan tematik dan sektoral

Integrasi ini memastikan bahwa SDGs menjadi bagian dari sistem perencanaan daerah, bukan sekadar program tambahan.


Penyusunan Matriks RAD SDGs

Matriks RAD SDGs merupakan inti dari dokumen RAD karena memuat informasi operasional terkait implementasi SDGs.

Komponen utama dalam matriks RAD SDGs meliputi:

  • Tujuan dan target SDGs

  • Indikator kinerja

  • Program dan kegiatan

  • Perangkat daerah penanggung jawab

  • Target capaian tahunan

Berikut contoh sederhana struktur matriks RAD SDGs:

Tujuan SDGsTargetIndikatorProgramOPD
Tanpa KemiskinanPenurunan angka kemiskinanPersentase penduduk miskinPemberdayaan ekonomiDinsos

Pelatihan ini membimbing peserta menyusun matriks RAD SDGs secara sistematis dan sesuai pedoman.


Peran Data dan Indikator dalam RAD SDGs

Data dan indikator merupakan fondasi utama RAD SDGs yang terukur. Tanpa data yang baik, pengukuran capaian SDGs akan sulit dilakukan.

Aspek penting dalam pengelolaan data RAD SDGs meliputi:

  • Ketersediaan data sektoral dan lintas OPD

  • Sinkronisasi dengan data statistik resmi

  • Pemanfaatan data untuk monitoring dan evaluasi

  • Peningkatan kapasitas pengelolaan data SDGs

Pendekatan ini sejalan dengan kebijakan nasional terkait sistem data pembangunan.


Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan RAD SDGs

Monitoring dan evaluasi (monev) merupakan bagian penting dari siklus implementasi RAD SDGs. Monev bertujuan untuk menilai kemajuan pelaksanaan dan pencapaian target SDGs.

Manfaat monitoring dan evaluasi antara lain:

  • Mengetahui tingkat capaian target SDGs

  • Mengidentifikasi kendala pelaksanaan

  • Menjadi dasar perbaikan kebijakan dan program

  • Meningkatkan akuntabilitas pembangunan daerah

Pelatihan ini membekali peserta pemahaman monev RAD SDGs yang sederhana namun efektif.


Tantangan Penyusunan dan Implementasi RAD SDGs

Dalam praktiknya, pemerintah daerah menghadapi berbagai tantangan dalam penyusunan dan implementasi RAD SDGs, seperti:

  • Keterbatasan pemahaman teknis SDGs

  • Ketersediaan data yang belum optimal

  • Koordinasi lintas OPD yang kompleks

  • Keterbatasan anggaran dan sumber daya

Melalui pelatihan ini, peserta diajak mengidentifikasi tantangan tersebut sekaligus merumuskan strategi penyelesaiannya.


Manfaat Mengikuti Bimtek Penyusunan RAD SDGs

Mengikuti bimtek ini memberikan manfaat strategis bagi pemerintah daerah, di antaranya:

  • Peningkatan kapasitas aparatur dalam penyusunan RAD SDGs

  • Pemahaman teknis penyusunan RAD SDGs yang terukur

  • Penyusunan dokumen RAD SDGs yang implementatif

  • Penguatan sinergi lintas sektor dan pemangku kepentingan

  • Dukungan pencapaian target SDGs daerah

Manfaat ini menjadikan bimtek RAD SDGs sebagai investasi penting bagi pembangunan daerah berkelanjutan.


Keterkaitan dengan Katalog Bimtek Perencanaan Pembangunan Daerah Berbasis SDGs

Bimtek Penyusunan RAD SDGs merupakan bagian integral dari penguatan kapasitas perencanaan daerah berbasis pembangunan berkelanjutan. Pemerintah daerah dapat merujuk pada Katalog Bimtek Perencanaan Pembangunan Daerah Berbasis SDGs sebagai referensi utama berbagai program pelatihan yang mendukung implementasi SDGs secara komprehensif dan berkelanjutan.

Katalog ini menjadi rujukan strategis dalam pengembangan kompetensi perencana daerah.


FAQ

Apa tujuan utama penyusunan RAD SDGs?
Sebagai panduan implementasi SDGs di daerah yang terukur, terarah, dan berkelanjutan.

Siapa yang perlu mengikuti bimtek ini?
Bappeda, OPD teknis, perencana daerah, serta tim penyusun RAD SDGs.

Apa perbedaan RAD SDGs dengan dokumen perencanaan lainnya?
RAD SDGs fokus pada operasionalisasi target SDGs di daerah dan menjadi penghubung antara dokumen perencanaan dan pelaksanaan.

Apakah RAD SDGs wajib dimiliki oleh daerah?
Ya, RAD SDGs merupakan amanat kebijakan nasional dalam pelaksanaan SDGs di daerah.


Penutup

Penyusunan Rencana Aksi Daerah SDGs yang terukur dan implementatif merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa pembangunan daerah berjalan sejalan dengan prinsip keberlanjutan. Melalui bimtek yang terstruktur dan aplikatif, pemerintah daerah dapat menyusun RAD SDGs yang tidak hanya memenuhi aspek regulasi, tetapi juga mampu diimplementasikan secara nyata dan berdampak bagi masyarakat.

Kami siap mendampingi pemerintah daerah dalam penyusunan dan penguatan implementasi RAD SDGs secara profesional dan berkelanjutan.

Daftar segera, untuk informasi lebih lanjut hubungi kontak kami:

📱 WhatsApp / Telp : 0812-1372-0188
📧 Email : info@bimtekpemda.com

Jadwal Bimtek & Training
Bimtek Pemda menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Teknis dan Pendidikan Pelatihan yang dilaksanakan pada :

Juli 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat10–11 Juli 2025
Kamis–Jumat17–18 Juli 2025
Kamis–Jumat24–25 Juli 2025
Rabu–Kamis30–31 Juli 2025

Agustus 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat7–8 Agustus 2025
Kamis–Jumat14–15 Agustus 2025
Kamis–Jumat20–21 Agustus 2025
Kamis–Jumat28–29 Agustus 2025

September 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat4–5 September 2025
Kamis–Jumat11–12 September 2025
Kamis–Jumat18–19 September 2025
Kamis–Jumat25–26 September 2025

Oktober 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat2–3 Oktober 2025
Kamis–Jumat9–10 Oktober 2025
Kamis–Jumat16–17 Oktober 2025
Kamis–Jumat23–24 Oktober 2025
Kamis–Jumat30–31 Oktober 2025

November 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat6–7 November 2025
Kamis–Jumat13–14 November 2025
Kamis–Jumat20–21 November 2025
Kamis–Jumat27–28 November 2025

Desember 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat4–5 Desember 2025
Kamis–Jumat11–12 Desember 2025
Kamis–Jumat18–19 Desember 2025
Kamis–Jumat25–26 Desember 2025

JAKARTA
Yello Hotel Harmoni Jakarta
Jl. Hayam Wuruk No.6, RT.6/RW.2, Kebon Kelapa, Kec. Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10120

BANDUNG
Zest Sukajadi Bandung by Swiss-Belhotel International
Jl. Sukajadi No.16, Pasteur, Kec. Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat 40162

BOGOR
Hotel Grand Savero
Jl. Raya Pajajaran No.27, Babakan, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat

JOGJA
Hotel Arjuna Yogyakarta
Jl. P. Mangkubumi No.44, Gowongan, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55233

MALANG
Gets Hotel Malang
Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119

SURABAYA
Hotel La Lisa Surabaya
Jl. Raya Nginden No.82, Baratajaya, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60284

BALI
The ONE Legian
Jl. Raya Legian No.117, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361

LOMBOK
Montana Premier Senggigi
Jl. Raya Senggigi No.KM 12, Senggigi, Kec. Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat

LABUAN BAJO
Parlezo Hotel
Labuan Bajo, Kec. Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur

JAYAPURA
FOX Hotel Jayapura
Jl. Dr. Soetomo No.16, Gurabesi, Kec. Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua

MAKASSAR
Aston Inn Pantai Losari – Makassar
Jl. Daeng Tompo No.28–36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112

MANADO
Whiz Prime Hotel Megamas Manado
Kawasan Megamas, Jl. Piere Tendean

BANJARMASIN
Hotel Rattan Inn Banjarmasin
Jl. Ahmad Yani No.KM. 5, RW.7, Pemurus Dalam, Kec. Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70238
(0511) 3267799

SAMARINDA
Yello Hotel Samarinda
Jl. KH. Khalid No.1, Pasar Pagi, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75111
0851-7957-7047

BALIKPAPAN
ibis Balikpapan
Jl. Brigjen Ery Suparjan No.2, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76112

BIAYA PELATIHAN

FASILITAS BIMTEK & PELATIHAN

Biaya pelatihan disesuaikan dengan materi, durasi, dan lokasi kegiatan. Hubungi kami untuk penawaran terbaik.
TIDAK MENGINAP
BASE
Rp. 4.000.000 4-6 Juta
Tidak ada fasilitas penginapan
Coffee Break & Lunch
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
City Tour
Flashdisk Berisi Materi Bimtek
Antar jemput bagi peserta rombongan (min 5 orang)
MENGINAP
EXTRA
Rp. 5.000.000 5-7 Juta
Menginap di Hotel (Twin Sharing)
Coffee Break, Lunch & Dinner
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
City Tour
Flashdisk Berisi Materi Bimtek
Antar jemput bagi peserta rombongan (min 5 orang)
BIMTEK ONLINE
ONLINE
Rp. 2.500.000 per peserta
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
BIMTEK TERKAIT