PILIH MATERI SESUAI KEBUTUHANMU
Bimtek Nasional TKDN 2026: Strategi Wajib & Implementatif Mendukung P3DN
Bimtek Nasional TKDN 2026 membahas strategi wajib dan implementatif mendukung P3DN, kepatuhan regulasi, serta optimalisasi belanja pemerintah.
Tag Terkait
Biaya Pendaftaran
Rp2.500.000 – Rp5.000.000
Deskripsi
Daftar Isi
ToggleKebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kembali menjadi perhatian utama pemerintah pada tahun 2026. Penguatan Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) bukan lagi sekadar himbauan, melainkan telah menjadi kewajiban strategis bagi seluruh Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD.
Dalam konteks tersebut, Bimtek Nasional TKDN 2026 hadir sebagai instrumen penting untuk memastikan seluruh pemangku kepentingan memahami, mematuhi, dan mampu mengimplementasikan kebijakan TKDN secara tepat, terukur, dan berdampak langsung terhadap pembangunan ekonomi nasional.

Bimtek Nasional TKDN 2026 membahas strategi wajib dan implementatif mendukung P3DN, kepatuhan regulasi, serta optimalisasi belanja pemerintah.
TKDN dan P3DN dalam Arah Kebijakan Nasional 2026
Tingkat Komponen Dalam Negeri merupakan besaran kandungan produksi dalam negeri pada barang, jasa, dan gabungan barang dan jasa. TKDN menjadi instrumen utama negara dalam mendorong kemandirian industri nasional, memperkuat rantai pasok domestik, serta menciptakan lapangan kerja.
P3DN merupakan program nasional yang bertujuan memastikan belanja pemerintah dan BUMN/BUMD mengutamakan produk dalam negeri, termasuk produk UMKM dan industri nasional.
Pada tahun 2026, kebijakan TKDN dan P3DN diarahkan untuk:
Memperkuat ketahanan ekonomi nasional
Mengurangi ketergantungan impor
Mengoptimalkan belanja APBN dan APBD
Mendorong pertumbuhan industri lokal dan UMKM
Meningkatkan daya saing produk dalam negeri
Dasar Hukum dan Regulasi TKDN Terbaru
Implementasi TKDN tidak terlepas dari landasan hukum yang kuat dan terus diperbarui. Beberapa regulasi penting yang menjadi acuan utama antara lain:
Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian
Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 jo. Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri
Peraturan Menteri Perindustrian terkait tata cara penghitungan dan sertifikasi TKDN
Kebijakan LKPP mengenai e-Katalog dan pengadaan produk ber-TKDN
Pada 2026, penekanan kebijakan bergeser dari sekadar kepatuhan administratif menjadi implementasi nyata berbasis kinerja belanja.
Mengapa Bimtek Nasional TKDN 2026 Menjadi Kebutuhan Mendesak
Masih banyak instansi yang menghadapi kendala dalam penerapan TKDN, antara lain:
Kesalahan dalam perhitungan TKDN
Minimnya pemahaman regulasi teknis
Ketidaksesuaian spesifikasi produk dengan sertifikat TKDN
Risiko temuan audit akibat pengadaan tidak patuh P3DN
Kurangnya koordinasi antar unit pengadaan
Bimtek Nasional TKDN 2026 dirancang untuk menjawab seluruh tantangan tersebut melalui pendekatan yang aplikatif dan berbasis praktik terbaik.
Sasaran Peserta Bimtek Nasional TKDN 2026
Bimtek ini ditujukan bagi berbagai pemangku kepentingan strategis, antara lain:
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)
Pejabat Pengadaan
Tim UKPBJ
Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP)
Pengelola BUMN dan BUMD
Pelaku usaha dan penyedia barang/jasa
Strategi Wajib Implementasi TKDN dalam Pengadaan Pemerintah
Penerapan TKDN tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan strategi menyeluruh yang mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan.
Integrasi TKDN dalam Perencanaan Anggaran
Perencanaan pengadaan harus sejak awal mempertimbangkan:
Ketersediaan produk dalam negeri
Tingkat TKDN minimal yang dipersyaratkan
Potensi substitusi produk impor
Analisis pasar domestik
Penyesuaian Spesifikasi Teknis
Kesalahan umum terjadi ketika spesifikasi teknis terlalu mengarah pada produk impor. Strategi implementatif meliputi:
Spesifikasi berbasis fungsi, bukan merek
Fleksibilitas teknis tanpa mengurangi kualitas
Konsultasi dengan industri dalam negeri
Optimalisasi e-Katalog dan Produk Ber-TKDN
Pemanfaatan e-Katalog nasional dan sektoral menjadi kunci percepatan P3DN, dengan langkah:
Memprioritaskan produk berlabel TKDN
Verifikasi sertifikat TKDN penyedia
Monitoring nilai belanja P3DN
Peran Bimtek TKDN dalam Menghindari Risiko Hukum dan Audit
Ketidakpatuhan terhadap TKDN dan P3DN berpotensi menimbulkan:
Temuan BPK dan APIP
Sanksi administratif
Reputational risk bagi instansi
Kegagalan program strategis
Melalui Bimtek Nasional TKDN 2026, peserta dibekali pemahaman:
Checklist kepatuhan TKDN
Mitigasi risiko pengadaan
Studi kasus temuan audit
Praktik penyusunan dokumen pengadaan yang patuh
Artikel yang Terkait dengan Bimtek ini:
Strategi Penerapan TKDN dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2026
Studi Kasus Keberhasilan Implementasi TKDN di Pemerintah Daerah
Contoh Kasus Nyata Implementasi TKDN
Kasus Pemerintah Daerah
Sebuah pemerintah daerah mengalami temuan audit karena pengadaan alat kesehatan menggunakan produk impor, padahal tersedia produk dalam negeri dengan TKDN di atas 40%. Permasalahan terjadi akibat kurangnya pemahaman tim pengadaan terhadap database produk TKDN.
Setelah mengikuti Bimtek TKDN, pemerintah daerah tersebut berhasil:
Mengalihkan 65% belanja ke produk dalam negeri
Mengurangi risiko temuan audit
Meningkatkan nilai P3DN daerah
Kasus BUMD
BUMD sektor energi menghadapi kendala sertifikasi TKDN dalam proyek strategis. Melalui pendampingan dan pelatihan TKDN, proyek berhasil memenuhi persyaratan regulasi tanpa menghambat timeline pekerjaan.
Materi Inti dalam Bimtek Nasional TKDN 2026
| No | Materi Utama | Fokus Pembahasan |
|---|---|---|
| 1 | Kebijakan TKDN & P3DN 2026 | Arah nasional dan regulasi terbaru |
| 2 | Perhitungan dan Sertifikasi TKDN | Metodologi dan studi kasus |
| 3 | TKDN dalam Pengadaan Barang/Jasa | Implementasi teknis |
| 4 | e-Katalog & Produk Dalam Negeri | Optimalisasi belanja |
| 5 | Manajemen Risiko & Audit TKDN | Pencegahan temuan |
| 6 | Studi Kasus Nasional | Praktik terbaik |
Dampak Strategis Bimtek TKDN terhadap Kinerja Instansi
Manfaat langsung yang diperoleh peserta antara lain:
Peningkatan kepatuhan regulasi
Efisiensi proses pengadaan
Penguatan tata kelola belanja
Kontribusi nyata pada ekonomi nasional
Citra positif institusi
FAQ Seputar Bimtek Nasional TKDN 2026
Apa itu Bimtek Nasional TKDN 2026?
Pelatihan nasional yang membahas kebijakan, regulasi, dan praktik implementasi TKDN terbaru tahun 2026.
Siapa yang wajib mengikuti Bimtek TKDN?
Pejabat pengadaan, pengelola anggaran, BUMN/BUMD, dan pihak terkait pengadaan barang/jasa.
Apakah TKDN bersifat wajib?
Ya, sesuai regulasi, TKDN dan P3DN bersifat wajib dalam pengadaan pemerintah.
Apa risiko jika tidak menerapkan TKDN?
Risiko audit, sanksi administratif, dan ketidaksesuaian kebijakan nasional.
Apakah Bimtek ini bersifat teknis atau konseptual?
Keduanya, dengan penekanan pada strategi implementatif dan studi kasus nyata.
Apakah tersedia sertifikat Bimtek?
Ya, peserta memperoleh sertifikat resmi sebagai bukti kompetensi.
Peran Strategis Bimtek TKDN dalam Mendukung Pembangunan Nasional
Bimtek Nasional TKDN 2026 tidak hanya berfungsi sebagai sarana peningkatan kapasitas SDM, tetapi juga sebagai penggerak transformasi belanja pemerintah yang berdaulat, berkelanjutan, dan berpihak pada industri dalam negeri.
Melalui pemahaman yang komprehensif dan implementasi yang tepat, TKDN menjadi alat strategis dalam mewujudkan kemandirian ekonomi Indonesia.
Segera tingkatkan kompetensi pengadaan Anda, pahami strategi implementatif TKDN 2026, dan jadilah bagian dari penggerak utama P3DN nasional melalui keikutsertaan dalam Bimtek Nasional TKDN 2026.
Juli 2025
| Hari | Tanggal |
|---|---|
| Kamis–Jumat | 10–11 Juli 2025 |
| Kamis–Jumat | 17–18 Juli 2025 |
| Kamis–Jumat | 24–25 Juli 2025 |
| Rabu–Kamis | 30–31 Juli 2025 |
Agustus 2025
| Hari | Tanggal |
|---|---|
| Kamis–Jumat | 7–8 Agustus 2025 |
| Kamis–Jumat | 14–15 Agustus 2025 |
| Kamis–Jumat | 20–21 Agustus 2025 |
| Kamis–Jumat | 28–29 Agustus 2025 |
September 2025
| Hari | Tanggal |
|---|---|
| Kamis–Jumat | 4–5 September 2025 |
| Kamis–Jumat | 11–12 September 2025 |
| Kamis–Jumat | 18–19 September 2025 |
| Kamis–Jumat | 25–26 September 2025 |
Oktober 2025
| Hari | Tanggal |
|---|---|
| Kamis–Jumat | 2–3 Oktober 2025 |
| Kamis–Jumat | 9–10 Oktober 2025 |
| Kamis–Jumat | 16–17 Oktober 2025 |
| Kamis–Jumat | 23–24 Oktober 2025 |
| Kamis–Jumat | 30–31 Oktober 2025 |
November 2025
| Hari | Tanggal |
|---|---|
| Kamis–Jumat | 6–7 November 2025 |
| Kamis–Jumat | 13–14 November 2025 |
| Kamis–Jumat | 20–21 November 2025 |
| Kamis–Jumat | 27–28 November 2025 |
Desember 2025
| Hari | Tanggal |
|---|---|
| Kamis–Jumat | 4–5 Desember 2025 |
| Kamis–Jumat | 11–12 Desember 2025 |
| Kamis–Jumat | 18–19 Desember 2025 |
| Kamis–Jumat | 25–26 Desember 2025 |
JAKARTA
Yello Hotel Harmoni Jakarta
Jl. Hayam Wuruk No.6, RT.6/RW.2, Kebon Kelapa, Kec. Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10120
BANDUNG
Zest Sukajadi Bandung by Swiss-Belhotel International
Jl. Sukajadi No.16, Pasteur, Kec. Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat 40162
BOGOR
Hotel Grand Savero
Jl. Raya Pajajaran No.27, Babakan, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat
JOGJA
Hotel Arjuna Yogyakarta
Jl. P. Mangkubumi No.44, Gowongan, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55233
MALANG
Gets Hotel Malang
Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
SURABAYA
Hotel La Lisa Surabaya
Jl. Raya Nginden No.82, Baratajaya, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60284
BALI
The ONE Legian
Jl. Raya Legian No.117, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
LOMBOK
Montana Premier Senggigi
Jl. Raya Senggigi No.KM 12, Senggigi, Kec. Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat
LABUAN BAJO
Parlezo Hotel
Labuan Bajo, Kec. Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur
JAYAPURA
FOX Hotel Jayapura
Jl. Dr. Soetomo No.16, Gurabesi, Kec. Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua
MAKASSAR
Aston Inn Pantai Losari – Makassar
Jl. Daeng Tompo No.28–36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
MANADO
Whiz Prime Hotel Megamas Manado
Kawasan Megamas, Jl. Piere Tendean
BANJARMASIN
Hotel Rattan Inn Banjarmasin
Jl. Ahmad Yani No.KM. 5, RW.7, Pemurus Dalam, Kec. Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70238
(0511) 3267799
SAMARINDA
Yello Hotel Samarinda
Jl. KH. Khalid No.1, Pasar Pagi, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75111
0851-7957-7047
BALIKPAPAN
ibis Balikpapan
Jl. Brigjen Ery Suparjan No.2, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76112
FASILITAS BIMTEK & PELATIHAN
Bimtek Strategi Penguatan Peran Pokja I–IV TP PKK dalam Mendukung Program Ketahanan Keluarga dan Kesejahteraan Masyarakat
Rp2.500.000 – Rp5.000.000
Pelatihan Penguatan Sinergi TP PKK dengan Pemerintah Desa dan Kelurahan dalam Mendukung Program Pembangunan Berbasis Keluarga
Rp2.500.000 – Rp5.000.000
Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Kerja dan Evaluasi Program TP PKK Desa/Kelurahan Berbasis Akuntabilitas Kinerja
Rp2.500.000 – Rp5.000.000
Bimtek Penguatan Kapasitas Pengurus dan Kader TP PKK Desa dalam Pelaksanaan Program Pemberdayaan Keluarga
Rp2.500.000 – Rp5.000.000
Pelatihan Manajemen Program Kerja dan Perencanaan Kegiatan TP PKK Desa Berbasis Data Keluarga dan Pembangunan Berkelanjutan
Rp2.500.000 – Rp5.000.000

