PETA LOKASI

INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON

Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan

KONTAK KAMI

Jl. Kalibaru Barat No.1, Kali Baru, Cilincing
Jakarta Utara 14110

info@bimtekpemda.com

0812-1372-0188

SOCIAL MEDIA

Strategi Efektif Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja Tahun 2026

Strategi efektif penyusunan anggaran berbasis kinerja tahun 2026 untuk meningkatkan akuntabilitas, efisiensi, dan hasil pembangunan sektor publik dan korporasi.

Tag Terkait

Biaya Pendaftaran

Biaya pelatihan/bimtek dapat bervariasi tergantung lokasi dan waktu pelaksanaan.

Rp2.500.000Rp5.000.000

400 Orang sedang melihat halaman ini

Deskripsi

Memasuki tahun 2026, tuntutan terhadap pengelolaan anggaran yang efektif, transparan, dan berdampak nyata semakin meningkat. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, hingga entitas korporasi dihadapkan pada keterbatasan fiskal, tekanan akuntabilitas publik, serta kebutuhan untuk menghasilkan kinerja yang terukur dan berkelanjutan. Dalam konteks inilah anggaran berbasis kinerja (performance-based budgeting) menjadi pendekatan strategis yang tidak lagi bersifat opsional, melainkan kebutuhan fundamental.

Anggaran berbasis kinerja bukan sekadar dokumen perencanaan keuangan, tetapi instrumen manajerial yang menghubungkan alokasi sumber daya dengan hasil (outcome) dan manfaat (impact). Penyusunan anggaran tahun 2026 harus mampu menjawab pertanyaan mendasar: sejauh mana anggaran yang dialokasikan benar-benar berkontribusi terhadap pencapaian tujuan organisasi dan kepentingan publik.

Artikel ini membahas secara komprehensif strategi efektif penyusunan anggaran berbasis kinerja tahun 2026, mulai dari konsep dasar, kerangka regulasi, tahapan teknis, hingga praktik terbaik yang dapat diterapkan oleh entitas publik dan korporasi.


Konsep Dasar Anggaran Berbasis Kinerja

Anggaran berbasis kinerja merupakan pendekatan penganggaran yang menekankan keterkaitan antara input, output, dan outcome. Fokus utama tidak hanya pada seberapa besar dana yang dibelanjakan, tetapi pada apa yang dihasilkan dari belanja tersebut.

Karakteristik utama anggaran berbasis kinerja meliputi:

  • Berorientasi pada hasil dan manfaat

  • Memiliki indikator kinerja yang jelas dan terukur

  • Mengaitkan program dan kegiatan dengan tujuan strategis

  • Mendukung pengambilan keputusan berbasis data

Pendekatan ini menuntut perubahan paradigma dari “anggaran sebagai daftar belanja” menjadi “anggaran sebagai alat pencapaian kinerja”.


Urgensi Penerapan Anggaran Berbasis Kinerja Tahun 2026

Tahun 2026 menjadi momentum penting karena berbagai faktor strategis, antara lain:

  1. Penguatan Akuntabilitas Publik
    Masyarakat dan pemangku kepentingan menuntut transparansi penggunaan anggaran serta bukti nyata atas hasil pembangunan.

  2. Keterbatasan Fiskal dan Efisiensi Anggaran
    Kondisi ekonomi global dan domestik menuntut efisiensi serta prioritisasi program yang benar-benar berdampak.

  3. Integrasi Perencanaan dan Penganggaran
    Sinkronisasi antara dokumen perencanaan strategis dan anggaran menjadi prasyarat utama tata kelola keuangan yang baik.

  4. Penguatan Sistem Pengendalian Intern
    Anggaran berbasis kinerja mendukung pengelolaan risiko dan pengendalian internal yang lebih efektif.


Landasan Regulasi dan Kebijakan Terkait

Penyusunan anggaran berbasis kinerja di Indonesia memiliki landasan regulasi yang kuat. Beberapa regulasi dan kebijakan penting yang menjadi acuan antara lain:

  • Undang-Undang Keuangan Negara

  • Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional

  • Kebijakan penganggaran berbasis kinerja yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan

  • Pedoman perencanaan dan penganggaran yang dikeluarkan oleh Bappenas

Informasi resmi terkait kebijakan penganggaran nasional dapat diakses melalui situs Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai rujukan utama:
https://www.kemenkeu.go.id


Prinsip-Prinsip Kunci Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja

Agar anggaran berbasis kinerja tahun 2026 dapat berjalan efektif, terdapat beberapa prinsip kunci yang harus diperhatikan.

Keterkaitan Tujuan Strategis dan Anggaran

Setiap alokasi anggaran harus diturunkan langsung dari tujuan strategis organisasi. Program dan kegiatan tidak boleh berdiri sendiri, tetapi harus menjadi instrumen pencapaian sasaran.

Kejelasan Indikator Kinerja

Indikator kinerja harus spesifik, terukur, relevan, dapat dicapai, dan berbatas waktu. Tanpa indikator yang jelas, pengukuran kinerja menjadi tidak bermakna.

Fokus pada Outcome dan Impact

Anggaran tidak hanya mengukur output seperti jumlah kegiatan atau dokumen, tetapi juga outcome dan dampak yang dirasakan oleh masyarakat atau pemangku kepentingan.

Konsistensi dan Keberlanjutan

Penyusunan anggaran harus konsisten antar tahun anggaran dan mendukung keberlanjutan program prioritas.


Tahapan Strategis Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja 2026

Penyusunan anggaran berbasis kinerja membutuhkan tahapan yang sistematis dan terintegrasi. Berikut tahapan strategis yang dapat diterapkan.

Analisis Kinerja Tahun Sebelumnya

Langkah awal adalah melakukan evaluasi kinerja anggaran tahun sebelumnya, meliputi:

  • Tingkat serapan anggaran

  • Capaian indikator kinerja

  • Permasalahan dan hambatan pelaksanaan

  • Efektivitas dan efisiensi program

Hasil analisis ini menjadi dasar perbaikan dalam penyusunan anggaran tahun 2026.

Penetapan Tujuan dan Sasaran Kinerja

Tujuan dan sasaran harus ditetapkan secara realistis dan selaras dengan arah kebijakan organisasi. Sasaran ini menjadi titik awal penentuan program dan kegiatan.

Penyusunan Program dan Kegiatan Prioritas

Program dan kegiatan disusun berdasarkan prioritas strategis, bukan sekadar kelanjutan dari tahun sebelumnya. Setiap kegiatan harus memiliki kontribusi yang jelas terhadap pencapaian sasaran.

Penentuan Indikator dan Target Kinerja

Indikator kinerja ditetapkan untuk mengukur keberhasilan program dan kegiatan. Target kinerja harus disesuaikan dengan kapasitas anggaran dan sumber daya.

Penyusunan Rencana Anggaran Biaya

Rencana anggaran disusun dengan mempertimbangkan efisiensi, efektivitas, dan kewajaran biaya. Setiap komponen biaya harus dapat dipertanggungjawabkan.


Contoh Kerangka Anggaran Berbasis Kinerja

Berikut contoh sederhana kerangka anggaran berbasis kinerja yang dapat dijadikan referensi:

Tujuan StrategisProgramKegiatanIndikator KinerjaTargetAnggaran
Peningkatan layanan publikProgram peningkatan kualitas layananPelatihan SDMPersentase kepuasan pengguna85%Rp1.000.000.000
Penguatan tata kelolaProgram reformasi birokrasiPenyusunan SOPJumlah SOP terstandar20 SOPRp500.000.000

Tabel ini menunjukkan keterkaitan yang jelas antara tujuan, indikator, dan anggaran.


Tantangan Umum dalam Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja

Meskipun konsepnya ideal, implementasi anggaran berbasis kinerja masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain:

  • Indikator kinerja yang belum tepat sasaran

  • Budaya kerja yang masih berorientasi input

  • Keterbatasan data dan sistem informasi

  • Kurangnya kapasitas SDM perencana dan pengelola anggaran

Mengatasi tantangan ini memerlukan komitmen pimpinan serta peningkatan kapasitas secara berkelanjutan.


Strategi Praktis Meningkatkan Kualitas Anggaran Berbasis Kinerja

Untuk meningkatkan kualitas penyusunan anggaran berbasis kinerja tahun 2026, beberapa strategi praktis dapat diterapkan.

Penguatan Kapasitas SDM

Pelatihan dan pendampingan teknis menjadi kunci untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur dalam menyusun anggaran berbasis kinerja.

Pemanfaatan Data dan Teknologi

Sistem informasi perencanaan dan penganggaran harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Sinkronisasi Perencanaan dan Penganggaran

Dokumen perencanaan strategis, rencana kerja, dan anggaran harus disusun secara terintegrasi dan konsisten.

Monitoring dan Evaluasi Berkelanjutan

Monitoring dan evaluasi tidak hanya dilakukan di akhir tahun, tetapi secara berkala untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana.


Integrasi Anggaran Berbasis Kinerja dengan Manajemen Cash Flow

Penyusunan anggaran berbasis kinerja tidak dapat dipisahkan dari manajemen cash flow yang efektif. Keterlambatan pencairan anggaran atau perencanaan arus kas yang tidak tepat dapat menghambat pencapaian kinerja.

Oleh karena itu, strategi penganggaran tahun 2026 perlu dikaitkan dengan pengelolaan arus kas yang terencana dan adaptif. Pendekatan ini dibahas lebih mendalam dalam artikel pilar Workshop 2026: Manajemen Anggaran dan Cash Flow untuk Entitas Publik dan Korporasi, yang menjadi rujukan utama dalam penguatan tata kelola keuangan modern.


Peran Pimpinan dalam Keberhasilan Anggaran Berbasis Kinerja

Keberhasilan anggaran berbasis kinerja sangat ditentukan oleh komitmen pimpinan. Pimpinan berperan dalam:

  • Menetapkan arah kebijakan yang jelas

  • Mendorong budaya kinerja dan akuntabilitas

  • Mengambil keputusan berbasis hasil evaluasi

  • Menjamin konsistensi implementasi di seluruh unit kerja

Tanpa dukungan pimpinan, anggaran berbasis kinerja berpotensi menjadi formalitas administratif semata.


FAQ Seputar Anggaran Berbasis Kinerja Tahun 2026

Apa perbedaan utama anggaran berbasis kinerja dengan anggaran tradisional?
Anggaran berbasis kinerja fokus pada hasil dan manfaat, sedangkan anggaran tradisional lebih menekankan pada alokasi dan penggunaan dana.

Apakah anggaran berbasis kinerja hanya berlaku untuk sektor publik?
Tidak. Pendekatan ini juga relevan untuk BUMN, BUMD, dan korporasi yang ingin meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan.

Apa indikator kinerja yang baik dalam anggaran 2026?
Indikator yang spesifik, terukur, relevan, dan mencerminkan outcome serta dampak dari program yang dilaksanakan.

Bagaimana cara meningkatkan kapasitas SDM dalam penyusunan anggaran berbasis kinerja?
Melalui pelatihan, workshop, pendampingan teknis, serta pembelajaran berbasis praktik terbaik.


Penutup

Strategi efektif penyusunan anggaran berbasis kinerja tahun 2026 merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel, efisien, dan berdampak nyata. Dengan perencanaan yang matang, indikator kinerja yang tepat, serta dukungan manajemen dan SDM yang kompeten, anggaran tidak hanya menjadi alat pengendali keuangan, tetapi juga motor penggerak pencapaian tujuan strategis organisasi.

Mengikuti workshop, pelatihan, dan pendampingan teknis penyusunan anggaran dan pengelolaan cash flow terpadu untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan realisasi anggaran tahun 2026.

Jadwal Bimtek & Training
Bimtek Pemda menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Teknis dan Pendidikan Pelatihan yang dilaksanakan pada :

Juli 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat10–11 Juli 2025
Kamis–Jumat17–18 Juli 2025
Kamis–Jumat24–25 Juli 2025
Rabu–Kamis30–31 Juli 2025

Agustus 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat7–8 Agustus 2025
Kamis–Jumat14–15 Agustus 2025
Kamis–Jumat20–21 Agustus 2025
Kamis–Jumat28–29 Agustus 2025

September 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat4–5 September 2025
Kamis–Jumat11–12 September 2025
Kamis–Jumat18–19 September 2025
Kamis–Jumat25–26 September 2025

Oktober 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat2–3 Oktober 2025
Kamis–Jumat9–10 Oktober 2025
Kamis–Jumat16–17 Oktober 2025
Kamis–Jumat23–24 Oktober 2025
Kamis–Jumat30–31 Oktober 2025

November 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat6–7 November 2025
Kamis–Jumat13–14 November 2025
Kamis–Jumat20–21 November 2025
Kamis–Jumat27–28 November 2025

Desember 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat4–5 Desember 2025
Kamis–Jumat11–12 Desember 2025
Kamis–Jumat18–19 Desember 2025
Kamis–Jumat25–26 Desember 2025

JAKARTA
Yello Hotel Harmoni Jakarta
Jl. Hayam Wuruk No.6, RT.6/RW.2, Kebon Kelapa, Kec. Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10120

BANDUNG
Zest Sukajadi Bandung by Swiss-Belhotel International
Jl. Sukajadi No.16, Pasteur, Kec. Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat 40162

BOGOR
Hotel Grand Savero
Jl. Raya Pajajaran No.27, Babakan, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat

JOGJA
Hotel Arjuna Yogyakarta
Jl. P. Mangkubumi No.44, Gowongan, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55233

MALANG
Gets Hotel Malang
Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119

SURABAYA
Hotel La Lisa Surabaya
Jl. Raya Nginden No.82, Baratajaya, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60284

BALI
The ONE Legian
Jl. Raya Legian No.117, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361

LOMBOK
Montana Premier Senggigi
Jl. Raya Senggigi No.KM 12, Senggigi, Kec. Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat

LABUAN BAJO
Parlezo Hotel
Labuan Bajo, Kec. Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur

JAYAPURA
FOX Hotel Jayapura
Jl. Dr. Soetomo No.16, Gurabesi, Kec. Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua

MAKASSAR
Aston Inn Pantai Losari – Makassar
Jl. Daeng Tompo No.28–36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112

MANADO
Whiz Prime Hotel Megamas Manado
Kawasan Megamas, Jl. Piere Tendean

BANJARMASIN
Hotel Rattan Inn Banjarmasin
Jl. Ahmad Yani No.KM. 5, RW.7, Pemurus Dalam, Kec. Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70238
(0511) 3267799

SAMARINDA
Yello Hotel Samarinda
Jl. KH. Khalid No.1, Pasar Pagi, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75111
0851-7957-7047

BALIKPAPAN
ibis Balikpapan
Jl. Brigjen Ery Suparjan No.2, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76112

BIAYA PELATIHAN

FASILITAS BIMTEK & PELATIHAN

Biaya pelatihan disesuaikan dengan materi, durasi, dan lokasi kegiatan. Hubungi kami untuk penawaran terbaik.
TIDAK MENGINAP
BASE
Rp. 4.000.000 4-6 Juta
Tidak ada fasilitas penginapan
Coffee Break & Lunch
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
City Tour
Flashdisk Berisi Materi Bimtek
Antar jemput bagi peserta rombongan (min 5 orang)
MENGINAP
EXTRA
Rp. 5.000.000 5-7 Juta
Menginap di Hotel (Twin Sharing)
Coffee Break, Lunch & Dinner
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
City Tour
Flashdisk Berisi Materi Bimtek
Antar jemput bagi peserta rombongan (min 5 orang)
BIMTEK ONLINE
ONLINE
Rp. 2.500.000 per peserta
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
BIMTEK TERKAIT