PETA LOKASI

INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON

Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan

KONTAK KAMI

Jl. Kalibaru Barat No.1, Kali Baru, Cilincing
Jakarta Utara 14110

info@bimtekpemda.com

0812-1372-0188

SOCIAL MEDIA

Pelatihan Penyusunan RDTR Berbasis GIS dan Sistem Informasi Geospasial Sesuai Regulasi ATR/BPN Terbaru

Pelatihan Penyusunan RDTR berbasis GIS dan sistem informasi geospasial sesuai regulasi ATR/BPN terbaru untuk mendukung tata ruang digital daerah.

Tag Terkait

Biaya Pendaftaran

Biaya pelatihan/bimtek dapat bervariasi tergantung lokasi dan waktu pelaksanaan.

Rp2.500.000Rp5.000.000

324 Orang sedang melihat halaman ini

Deskripsi

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam sistem perencanaan tata ruang di Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mendorong implementasi penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) berbasis Geographic Information System (GIS) dan sistem informasi geospasial guna mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi.

Penyusunan RDTR berbasis GIS menjadi bagian penting dalam transformasi digital tata ruang nasional. Sistem ini memungkinkan data spasial dan nonspasial terintegrasi dalam satu platform digital sehingga mempermudah proses perencanaan, pengawasan, hingga pelayanan perizinan berbasis risiko melalui OSS-RBA.

Dalam praktiknya, banyak pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam memahami metode penyusunan RDTR digital, pengelolaan data geospasial, hingga sinkronisasi dengan regulasi terbaru ATR/BPN. Oleh karena itu, Pelatihan Penyusunan RDTR Berbasis GIS dan Sistem Informasi Geospasial Sesuai Regulasi ATR/BPN Terbaru menjadi program penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur daerah.

Bagi instansi yang ingin memahami konsep menyeluruh terkait tata ruang digital dan integrasi OSS-RBA, silakan membaca artikel berikut: Katalog Bimtek Penyusunan RDTR dan RTRW Berbasis OSS-RBA Sesuai Regulasi Terbaru Tahun 2026


Pengertian RDTR Berbasis GIS

Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) berbasis GIS merupakan dokumen tata ruang yang disusun menggunakan teknologi sistem informasi geografis untuk menghasilkan peta digital yang akurat, terintegrasi, dan mudah dianalisis.

GIS atau Geographic Information System adalah teknologi yang digunakan untuk mengumpulkan, mengelola, menganalisis, dan menampilkan data berbasis lokasi atau spasial. Dalam penyusunan RDTR, GIS berfungsi sebagai alat utama untuk memetakan zonasi wilayah, jaringan infrastruktur, penggunaan lahan, kawasan strategis, hingga kawasan lindung.

Dengan sistem berbasis GIS, pemerintah daerah dapat melakukan:

  • Analisis spasial wilayah
  • Pengendalian pemanfaatan ruang
  • Validasi lokasi investasi
  • Penyusunan zonasi tata ruang
  • Integrasi dengan OSS-RBA
  • Pemantauan perubahan tata ruang secara digital

Pentingnya Sistem Informasi Geospasial dalam Tata Ruang

Sistem informasi geospasial menjadi komponen utama dalam pembangunan tata ruang modern. Data geospasial memberikan informasi akurat mengenai kondisi wilayah sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan secara tepat dan berbasis data.

Fungsi Sistem Informasi Geospasial

FungsiManfaat
Pemetaan wilayahMenentukan batas dan zonasi
Analisis spasialMengidentifikasi potensi dan risiko
Integrasi dataMenghubungkan data lintas sektor
Monitoring wilayahMengawasi perubahan penggunaan lahan
Pelayanan perizinanMendukung OSS-RBA dan KKPR

Sistem ini juga menjadi dasar penting dalam mendukung kebijakan satu peta nasional atau One Map Policy.


Regulasi ATR/BPN Terkait RDTR Digital

Penyusunan RDTR berbasis GIS harus mengikuti regulasi dan standar teknis yang ditetapkan pemerintah. Regulasi tersebut bertujuan memastikan data spasial yang dihasilkan memiliki kualitas, akurasi, dan kompatibilitas nasional.

Beberapa Regulasi Penting

  • Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja
  • Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang
  • Peraturan Menteri ATR/BPN tentang penyusunan RDTR
  • Kebijakan integrasi RDTR dengan OSS-RBA
  • Standar informasi geospasial nasional

Informasi resmi terkait tata ruang dapat diakses melalui:

Kementerian ATR/BPN

Informasi geospasial nasional dapat diakses melalui:

Badan Informasi Geospasial (BIG)


Tujuan Pelatihan Penyusunan RDTR Berbasis GIS

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah dan tenaga teknis dalam memahami penyusunan RDTR berbasis digital sesuai standar nasional.

Tujuan Utama Pelatihan

  • Memahami konsep GIS dalam tata ruang
  • Menguasai teknik penyusunan RDTR digital
  • Memahami regulasi terbaru ATR/BPN
  • Mengelola data spasial dan geospasial
  • Mendukung integrasi OSS-RBA
  • Meningkatkan kualitas dokumen tata ruang daerah

Materi Pelatihan RDTR Berbasis GIS dan Geospasial

Materi pelatihan disusun secara komprehensif mulai dari aspek regulasi hingga praktik teknis.

Pokok Materi Pelatihan

  1. Kebijakan nasional penataan ruang digital
  2. Dasar-dasar Geographic Information System (GIS)
  3. Pengolahan data spasial dan geospasial
  4. Teknik penyusunan RDTR digital
  5. Penyusunan zonasi tata ruang berbasis GIS
  6. Integrasi RDTR dengan OSS-RBA
  7. Penggunaan aplikasi pemetaan digital
  8. Standar validasi data geospasial
  9. Praktik analisis spasial wilayah
  10. Studi kasus implementasi RDTR digital daerah

Peran GIS dalam Percepatan Pelayanan Perizinan

Implementasi GIS dalam penyusunan RDTR memberikan dampak signifikan terhadap pelayanan perizinan usaha di daerah.

Manfaat GIS untuk Pelayanan Publik

  • Mempermudah verifikasi lokasi usaha
  • Mempercepat penerbitan KKPR
  • Mengurangi kesalahan administrasi
  • Meningkatkan akurasi data tata ruang
  • Mempercepat integrasi OSS-RBA

Dengan data spasial yang akurat, proses perizinan dapat dilakukan secara otomatis dan transparan.


Tantangan Penyusunan RDTR Berbasis GIS di Daerah

Meskipun sistem digital menawarkan banyak manfaat, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan teknis dan administratif.

Kendala yang Sering Dihadapi

NoKendalaDampak
1SDM GIS terbatasPenyusunan RDTR lambat
2Data spasial belum lengkapHasil pemetaan kurang akurat
3Infrastruktur IT minimSistem digital tidak optimal
4Sinkronisasi data lintas OPDTerjadi perbedaan data
5Pemahaman regulasi rendahDokumen tidak sesuai standar

Karena itu, pelatihan teknis menjadi kebutuhan utama bagi pemerintah daerah.


Teknologi GIS yang Digunakan dalam Penyusunan RDTR

Berbagai aplikasi GIS digunakan dalam proses penyusunan RDTR digital untuk mendukung pemetaan dan analisis spasial.

Contoh Teknologi GIS

  • ArcGIS
  • QGIS
  • WebGIS
  • Sistem pemetaan berbasis cloud
  • Aplikasi geospasial pemerintah

Fungsi Teknologi GIS

  • Pengolahan peta digital
  • Analisis spasial wilayah
  • Penyusunan zonasi
  • Integrasi data perizinan
  • Visualisasi tata ruang digital

Hubungan RDTR Digital dengan OSS-RBA

RDTR digital memiliki peran strategis dalam mendukung implementasi OSS-RBA. Sistem OSS-RBA membutuhkan data tata ruang yang valid untuk menentukan kesesuaian lokasi usaha.

Integrasi RDTR dan OSS-RBA

AspekFungsi
RDTR DigitalDasar pemanfaatan ruang
OSS-RBASistem perizinan usaha
GISAnalisis spasial lokasi usaha
KKPRValidasi kesesuaian ruang

Integrasi ini membantu menciptakan proses perizinan yang lebih cepat dan efisien.


Pentingnya Validasi Data Geospasial

Validasi data menjadi aspek penting dalam penyusunan RDTR berbasis GIS. Data yang tidak akurat dapat menyebabkan kesalahan zonasi dan konflik pemanfaatan ruang.

Tahapan Validasi Data

  1. Verifikasi data spasial
  2. Sinkronisasi dengan data nasional
  3. Pemeriksaan koordinat wilayah
  4. Validasi batas administrasi
  5. Uji kompatibilitas sistem

Validasi yang baik akan meningkatkan kualitas dokumen RDTR dan mendukung kepastian hukum investasi.


Strategi Pemerintah Daerah dalam Penguatan Tata Ruang Digital

Pemerintah daerah perlu melakukan berbagai langkah strategis untuk mendukung implementasi tata ruang digital.

Strategi yang Dapat Dilakukan

  • Meningkatkan kapasitas SDM GIS
  • Menyusun database geospasial daerah
  • Memperkuat koordinasi lintas sektor
  • Mengembangkan infrastruktur digital
  • Melakukan pembaruan data berkala
  • Mengintegrasikan sistem dengan OSS-RBA

Manfaat Mengikuti Pelatihan RDTR Berbasis GIS

Pelatihan ini memberikan manfaat besar bagi aparatur pemerintah daerah maupun tenaga teknis.

Keunggulan Pelatihan

AspekManfaat
RegulasiMemahami kebijakan terbaru
TeknisMenguasai aplikasi GIS
DigitalisasiMendukung transformasi daerah
PerizinanMempercepat layanan OSS-RBA
InvestasiMendukung kepastian usaha

Peserta yang Direkomendasikan Mengikuti Pelatihan

Pelatihan ini sangat relevan bagi:

  • Dinas PUPR
  • Dinas Tata Ruang
  • Bappeda
  • DPMPTSP
  • Operator GIS daerah
  • Tim geospasial pemerintah
  • Konsultan tata ruang
  • Akademisi bidang perencanaan wilayah
  • Instansi pengelola data spasial

Implementasi Smart City melalui GIS dan Tata Ruang Digital

GIS dan sistem informasi geospasial menjadi bagian penting dalam pengembangan smart city di Indonesia.

Kontribusi GIS dalam Smart City

  • Mendukung tata kelola digital
  • Mempermudah pemantauan wilayah
  • Mendukung transportasi cerdas
  • Mempercepat pelayanan publik
  • Mendukung pembangunan berkelanjutan

Tata ruang digital akan menjadi fondasi utama pembangunan kota modern berbasis teknologi.


FAQ Pelatihan Penyusunan RDTR Berbasis GIS

Apa itu GIS dalam tata ruang?

GIS adalah sistem informasi geografis yang digunakan untuk mengelola dan menganalisis data spasial dalam penyusunan tata ruang.

Mengapa RDTR harus berbasis digital?

Karena sistem digital meningkatkan akurasi data, mempercepat pelayanan perizinan, dan mendukung integrasi OSS-RBA.

Siapa yang perlu mengikuti pelatihan ini?

Aparatur pemerintah daerah, operator GIS, dinas tata ruang, dan instansi terkait penataan ruang sangat direkomendasikan mengikuti pelatihan ini.

Apa manfaat integrasi GIS dengan OSS-RBA?

Integrasi ini mempercepat verifikasi lokasi usaha dan mendukung penerbitan izin usaha berbasis risiko.


Kesimpulan

Pelatihan Penyusunan RDTR Berbasis GIS dan Sistem Informasi Geospasial Sesuai Regulasi ATR/BPN Terbaru merupakan langkah penting dalam mendukung transformasi digital tata ruang di Indonesia. Implementasi sistem geospasial yang terintegrasi akan meningkatkan kualitas perencanaan wilayah, mempercepat pelayanan publik, dan mendukung percepatan investasi daerah.

Melalui pelatihan ini, aparatur pemerintah daerah dapat memahami teknik penyusunan RDTR digital, pengelolaan data geospasial, hingga integrasi dengan OSS-RBA sesuai regulasi terbaru.

Peningkatan kapasitas SDM di bidang GIS dan tata ruang digital menjadi investasi strategis bagi daerah dalam menghadapi era pemerintahan berbasis teknologi dan pelayanan publik modern.

Segera tingkatkan kompetensi aparatur daerah melalui pelatihan profesional bersama narasumber berpengalaman di bidang tata ruang, GIS, dan sistem informasi geospasial.

Daftar sekarang dan jadwalkan pelatihan terbaik untuk instansi Anda!
📱 WhatsApp / Telp : 0812-1372-0188
📧 📧 Email : info@bimtekpemda.com
🌐 Website: www.bimtekpemda.com

Jadwal Bimtek & Training
Bimtek Pemda menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Teknis dan Pendidikan Pelatihan yang dilaksanakan pada :

Juli 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat10–11 Juli 2025
Kamis–Jumat17–18 Juli 2025
Kamis–Jumat24–25 Juli 2025
Rabu–Kamis30–31 Juli 2025

Agustus 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat7–8 Agustus 2025
Kamis–Jumat14–15 Agustus 2025
Kamis–Jumat20–21 Agustus 2025
Kamis–Jumat28–29 Agustus 2025

September 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat4–5 September 2025
Kamis–Jumat11–12 September 2025
Kamis–Jumat18–19 September 2025
Kamis–Jumat25–26 September 2025

Oktober 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat2–3 Oktober 2025
Kamis–Jumat9–10 Oktober 2025
Kamis–Jumat16–17 Oktober 2025
Kamis–Jumat23–24 Oktober 2025
Kamis–Jumat30–31 Oktober 2025

November 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat6–7 November 2025
Kamis–Jumat13–14 November 2025
Kamis–Jumat20–21 November 2025
Kamis–Jumat27–28 November 2025

Desember 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat4–5 Desember 2025
Kamis–Jumat11–12 Desember 2025
Kamis–Jumat18–19 Desember 2025
Kamis–Jumat25–26 Desember 2025

JAKARTA
Yello Hotel Harmoni Jakarta
Jl. Hayam Wuruk No.6, RT.6/RW.2, Kebon Kelapa, Kec. Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10120

BANDUNG
Zest Sukajadi Bandung by Swiss-Belhotel International
Jl. Sukajadi No.16, Pasteur, Kec. Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat 40162

BOGOR
Hotel Grand Savero
Jl. Raya Pajajaran No.27, Babakan, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat

JOGJA
Hotel Arjuna Yogyakarta
Jl. P. Mangkubumi No.44, Gowongan, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55233

MALANG
Gets Hotel Malang
Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119

SURABAYA
Hotel La Lisa Surabaya
Jl. Raya Nginden No.82, Baratajaya, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60284

BALI
The ONE Legian
Jl. Raya Legian No.117, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361

LOMBOK
Montana Premier Senggigi
Jl. Raya Senggigi No.KM 12, Senggigi, Kec. Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat

LABUAN BAJO
Parlezo Hotel
Labuan Bajo, Kec. Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur

JAYAPURA
FOX Hotel Jayapura
Jl. Dr. Soetomo No.16, Gurabesi, Kec. Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua

MAKASSAR
Aston Inn Pantai Losari – Makassar
Jl. Daeng Tompo No.28–36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112

MANADO
Whiz Prime Hotel Megamas Manado
Kawasan Megamas, Jl. Piere Tendean

BANJARMASIN
Hotel Rattan Inn Banjarmasin
Jl. Ahmad Yani No.KM. 5, RW.7, Pemurus Dalam, Kec. Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70238
(0511) 3267799

SAMARINDA
Yello Hotel Samarinda
Jl. KH. Khalid No.1, Pasar Pagi, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75111
0851-7957-7047

BALIKPAPAN
ibis Balikpapan
Jl. Brigjen Ery Suparjan No.2, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76112

BIAYA PELATIHAN

FASILITAS BIMTEK & PELATIHAN

Biaya pelatihan disesuaikan dengan materi, durasi, dan lokasi kegiatan. Hubungi kami untuk penawaran terbaik.
TIDAK MENGINAP
BASE
Rp. 4.000.000 4-6 Juta
Tidak ada fasilitas penginapan
Coffee Break & Lunch
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
City Tour
Flashdisk Berisi Materi Bimtek
Antar jemput bagi peserta rombongan (min 5 orang)
MENGINAP
EXTRA
Rp. 5.000.000 5-7 Juta
Menginap di Hotel (Twin Sharing)
Coffee Break, Lunch & Dinner
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
City Tour
Flashdisk Berisi Materi Bimtek
Antar jemput bagi peserta rombongan (min 5 orang)
BIMTEK ONLINE
ONLINE
Rp. 2.500.000 per peserta
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
BIMTEK TERKAIT