PETA LOKASI

INFORMASI ALAMAT & NOMOR TELEPON

Untuk mengirim pesan singkat kepada kami, Anda dapat menghubungi salah satu customer service yang sudah kami cantumkan

KONTAK KAMI

Jl. Kalibaru Barat No.1, Kali Baru, Cilincing
Jakarta Utara 14110

info@bimtekpemda.com

0812-1372-0188

SOCIAL MEDIA

Pelatihan 2026: Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Berbasis TKDN dan e-Catalog

Pelatihan 2026 Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah berbasis TKDN dan e-Catalog untuk meningkatkan kepatuhan regulasi dan optimalisasi belanja pemerintah.

Tag Terkait

Biaya Pendaftaran

Biaya pelatihan/bimtek dapat bervariasi tergantung lokasi dan waktu pelaksanaan.

Rp2.500.000Rp5.000.000

352 Orang sedang melihat halaman ini

Deskripsi

Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah merupakan salah satu instrumen strategis dalam mendorong pembangunan nasional dan pertumbuhan ekonomi. Nilai belanja pemerintah yang sangat besar menjadikan sektor pengadaan tidak hanya berfungsi sebagai proses administratif, tetapi juga sebagai alat kebijakan untuk memperkuat industri dalam negeri, meningkatkan daya saing nasional, serta menciptakan lapangan kerja.

Memasuki tahun 2026, pemerintah semakin menegaskan arah kebijakan pengadaan yang berbasis Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan pemanfaatan e-Catalog sebagai instrumen utama belanja pemerintah yang transparan, efisien, dan akuntabel. Kebijakan ini menuntut peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan, Pokja Pemilihan, serta pengelola anggaran.

Oleh karena itu, Pelatihan 2026: Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Berbasis TKDN dan e-Catalog menjadi kebutuhan strategis bagi instansi pemerintah pusat dan daerah agar mampu melaksanakan pengadaan yang patuh regulasi, berkualitas, serta berdampak langsung bagi perekonomian nasional.


Arah Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2026

Pemerintah terus melakukan reformasi pengadaan untuk memastikan belanja negara dan daerah memberikan manfaat maksimal. Pada tahun 2026, arah kebijakan pengadaan difokuskan pada beberapa prinsip utama:

  • Peningkatan penggunaan produk dalam negeri

  • Optimalisasi belanja melalui e-Catalog

  • Penyederhanaan proses pengadaan

  • Transparansi dan akuntabilitas

  • Penguatan UMKM dan industri nasional

Pengadaan tidak lagi semata-mata mencari harga terendah, tetapi juga mempertimbangkan nilai manfaat, dampak ekonomi, dan keberlanjutan.


Konsep TKDN dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) merupakan besaran kandungan lokal dalam suatu produk barang, jasa, atau gabungan barang dan jasa. TKDN menjadi indikator utama dalam menentukan prioritas penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan pemerintah.

Penerapan TKDN bertujuan untuk:

  • Mendorong pertumbuhan industri nasional

  • Mengurangi ketergantungan impor

  • Meningkatkan penyerapan tenaga kerja dalam negeri

  • Memperkuat rantai pasok lokal dan nasional

Dalam pengadaan pemerintah, produk dengan nilai TKDN tertentu mendapatkan prioritas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Landasan Regulasi Pengadaan Berbasis TKDN

Pelaksanaan pengadaan berbasis TKDN memiliki dasar hukum yang kuat, antara lain:

  • Peraturan Presiden tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

  • Kebijakan LKPP terkait penggunaan produk dalam negeri

  • Peraturan Menteri Perindustrian tentang perhitungan TKDN

  • Instruksi Presiden tentang peningkatan penggunaan produk dalam negeri

Pemahaman terhadap regulasi ini menjadi kompetensi wajib bagi ASN yang terlibat dalam proses pengadaan.


Peran Strategis e-Catalog dalam Pengadaan Pemerintah

e-Catalog merupakan sistem elektronik yang dikembangkan oleh LKPP untuk memfasilitasi belanja pemerintah secara digital. Melalui e-Catalog, instansi pemerintah dapat melakukan pengadaan barang/jasa secara cepat, transparan, dan terdokumentasi.

Keunggulan e-Catalog antara lain:

  • Harga dan spesifikasi telah dinegosiasikan

  • Proses pengadaan lebih sederhana

  • Transparansi dan akuntabilitas tinggi

  • Mendukung produk dalam negeri dan UMKM

  • Meminimalkan potensi penyimpangan

e-Catalog menjadi instrumen utama dalam mendukung pengadaan berbasis TKDN.


Integrasi TKDN dan e-Catalog dalam Pengadaan 2026

Pengadaan berbasis TKDN tidak dapat dipisahkan dari pemanfaatan e-Catalog. Integrasi keduanya memastikan bahwa belanja pemerintah:

  • Mengutamakan produk dalam negeri

  • Dilaksanakan secara efisien

  • Mematuhi ketentuan regulasi

  • Mudah diawasi dan dievaluasi

Dalam e-Catalog, informasi TKDN produk menjadi referensi penting bagi PPK dan pejabat pengadaan dalam menentukan pilihan.


Tantangan Implementasi Pengadaan Berbasis TKDN dan e-Catalog

Meskipun kebijakan sudah jelas, implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain:

  • Kurangnya pemahaman teknis ASN tentang TKDN

  • Kesulitan membaca dan memverifikasi nilai TKDN

  • Minimnya pemanfaatan fitur e-Catalog

  • Ketidaksesuaian perencanaan dengan produk dalam e-Catalog

  • Kekhawatiran terhadap aspek audit dan kepatuhan

Pelatihan yang komprehensif menjadi solusi untuk menjawab tantangan tersebut.


Tujuan Pelatihan 2026 Pengadaan Berbasis TKDN dan e-Catalog

Pelatihan ini dirancang untuk mencapai beberapa tujuan utama, antara lain:

  • Meningkatkan pemahaman regulasi pengadaan terkini

  • Meningkatkan kompetensi teknis pengadaan berbasis TKDN

  • Mengoptimalkan pemanfaatan e-Catalog

  • Meminimalkan risiko kesalahan dan temuan audit

  • Mendukung kebijakan nasional penggunaan produk dalam negeri

Pelatihan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan berbasis studi kasus.


Sasaran Peserta Pelatihan

Pelatihan ini ditujukan bagi berbagai pihak yang terlibat dalam pengadaan, antara lain:

  • Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)

  • Pejabat Pengadaan

  • Pokja Pemilihan

  • Kuasa Pengguna Anggaran

  • Pengelola program dan kegiatan

  • Auditor internal dan APIP

Dengan sasaran yang luas, pelatihan ini mendukung sinergi lintas fungsi dalam pengadaan.


Materi Utama dalam Pelatihan Pengadaan Berbasis TKDN dan e-Catalog

Materi pelatihan disusun secara sistematis dan berjenjang agar mudah dipahami dan diterapkan. Materi utama meliputi:

  • Kebijakan pengadaan pemerintah tahun 2026

  • Regulasi dan ketentuan TKDN

  • Strategi perencanaan pengadaan berbasis TKDN

  • Pemanfaatan e-Catalog secara optimal

  • Studi kasus dan simulasi pengadaan

  • Mitigasi risiko dan kepatuhan audit

Pendekatan pembelajaran menekankan keseimbangan antara teori dan praktik.


Contoh Struktur Materi Pelatihan

TahapanMateriOutput
RegulasiKebijakan PBJ dan TKDNPemahaman kepatuhan
PerencanaanStrategi pengadaanRUP berbasis TKDN
Teknise-CatalogTransaksi efisien
AplikasiStudi kasusSolusi nyata
EvaluasiRisiko dan auditPengadaan aman

Struktur ini memastikan peserta memiliki pemahaman menyeluruh dari hulu ke hilir.


Artikel yang Terkait dengan Pelatihan ini:

  1. Strategi Penerapan TKDN dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

  2. Optimalisasi e-Catalog untuk Belanja Pemerintah yang Efisien

  3. Peran PPK dalam Pengadaan Berbasis Produk Dalam Negeri

  4. Studi Kasus Pengadaan Pemerintah Bebas Temuan Audit

  5. Kebijakan Pengadaan Pemerintah 2026 dan Dampaknya bagi UMKM

Contoh Kasus Nyata Pengadaan Berbasis TKDN

Sebuah pemerintah daerah mengalami temuan audit karena pengadaan peralatan kantor yang tidak mengutamakan produk dalam negeri, padahal produk dengan TKDN tinggi tersedia di e-Catalog. Permasalahan ini terjadi karena kurangnya pemahaman pejabat pengadaan terhadap informasi TKDN dan fitur pencarian e-Catalog.

Setelah mengikuti pelatihan pengadaan berbasis TKDN dan e-Catalog, instansi tersebut melakukan perbaikan dengan:

  • Menyusun perencanaan pengadaan berbasis produk dalam negeri

  • Memanfaatkan filter TKDN di e-Catalog

  • Meningkatkan koordinasi antara PPK dan pejabat perencanaan

Hasilnya, proses pengadaan menjadi patuh regulasi dan bebas dari temuan audit.


Manfaat Strategis Pelatihan bagi Instansi Pemerintah

Pelatihan ini memberikan manfaat nyata, antara lain:

  • Peningkatan kepatuhan terhadap regulasi

  • Optimalisasi belanja pemerintah

  • Penguatan industri dalam negeri

  • Penurunan risiko kesalahan pengadaan

  • Peningkatan kualitas tata kelola pengadaan

Manfaat ini berdampak langsung pada kinerja organisasi dan kepercayaan publik.


Peran Pimpinan dalam Keberhasilan Implementasi

Keberhasilan pengadaan berbasis TKDN dan e-Catalog sangat bergantung pada komitmen pimpinan. Pimpinan berperan dalam:

  • Menetapkan kebijakan internal

  • Mendorong pemanfaatan e-Catalog

  • Mengawasi kepatuhan pengadaan

  • Menyediakan dukungan anggaran dan SDM

Tanpa dukungan pimpinan, kebijakan sulit diimplementasikan secara konsisten.


Strategi Optimalisasi Pengadaan Berbasis TKDN Tahun 2026

Beberapa strategi yang dapat diterapkan antara lain:

  • Integrasi perencanaan pengadaan dengan kebijakan TKDN

  • Peningkatan kompetensi SDM pengadaan

  • Optimalisasi penggunaan e-Catalog

  • Monitoring dan evaluasi berkelanjutan

  • Pendampingan teknis dan konsultasi

Strategi ini memastikan pengadaan berjalan efektif dan berkelanjutan.


FAQ Seputar Pelatihan Pengadaan Berbasis TKDN dan e-Catalog

Apa yang dimaksud pengadaan berbasis TKDN?
Pengadaan yang mengutamakan penggunaan produk dalam negeri sesuai nilai TKDN yang ditetapkan.

Mengapa e-Catalog penting dalam pengadaan 2026?
Karena e-Catalog mendukung transparansi, efisiensi, dan pemanfaatan produk dalam negeri.

Siapa saja yang wajib mengikuti pelatihan ini?
PPK, pejabat pengadaan, Pokja, dan pengelola anggaran.

Apakah pelatihan ini relevan untuk pemerintah daerah?
Sangat relevan, karena kebijakan TKDN berlaku nasional.

Bagaimana pelatihan membantu mengurangi temuan audit?
Dengan meningkatkan pemahaman regulasi dan kepatuhan pengadaan.

Apakah UMKM diuntungkan dengan kebijakan ini?
Ya, kebijakan TKDN dan e-Catalog sangat mendukung UMKM lokal.


Pelaksanaan Pelatihan 2026: Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Berbasis TKDN dan e-Catalog merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pengadaan yang profesional, patuh regulasi, dan berdampak nyata bagi perekonomian nasional. Dengan peningkatan kompetensi ASN, pemanfaatan e-Catalog yang optimal, serta komitmen terhadap penggunaan produk dalam negeri, pengadaan pemerintah dapat menjadi motor penggerak pembangunan dan kemandirian bangsa. Keikutsertaan aktif dalam pelatihan ini menjadi investasi penting bagi instansi pemerintah dalam mewujudkan pengadaan yang berkualitas, akuntabel, dan berkelanjutan.

Jadwal Bimtek & Training
Bimtek Pemda menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Teknis dan Pendidikan Pelatihan yang dilaksanakan pada :

Juli 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat10–11 Juli 2025
Kamis–Jumat17–18 Juli 2025
Kamis–Jumat24–25 Juli 2025
Rabu–Kamis30–31 Juli 2025

Agustus 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat7–8 Agustus 2025
Kamis–Jumat14–15 Agustus 2025
Kamis–Jumat20–21 Agustus 2025
Kamis–Jumat28–29 Agustus 2025

September 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat4–5 September 2025
Kamis–Jumat11–12 September 2025
Kamis–Jumat18–19 September 2025
Kamis–Jumat25–26 September 2025

Oktober 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat2–3 Oktober 2025
Kamis–Jumat9–10 Oktober 2025
Kamis–Jumat16–17 Oktober 2025
Kamis–Jumat23–24 Oktober 2025
Kamis–Jumat30–31 Oktober 2025

November 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat6–7 November 2025
Kamis–Jumat13–14 November 2025
Kamis–Jumat20–21 November 2025
Kamis–Jumat27–28 November 2025

Desember 2025

HariTanggal
Kamis–Jumat4–5 Desember 2025
Kamis–Jumat11–12 Desember 2025
Kamis–Jumat18–19 Desember 2025
Kamis–Jumat25–26 Desember 2025

JAKARTA
Yello Hotel Harmoni Jakarta
Jl. Hayam Wuruk No.6, RT.6/RW.2, Kebon Kelapa, Kec. Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10120

BANDUNG
Zest Sukajadi Bandung by Swiss-Belhotel International
Jl. Sukajadi No.16, Pasteur, Kec. Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat 40162

BOGOR
Hotel Grand Savero
Jl. Raya Pajajaran No.27, Babakan, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat

JOGJA
Hotel Arjuna Yogyakarta
Jl. P. Mangkubumi No.44, Gowongan, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55233

MALANG
Gets Hotel Malang
Jl. Brigjend Slamet Riadi No.38, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119

SURABAYA
Hotel La Lisa Surabaya
Jl. Raya Nginden No.82, Baratajaya, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60284

BALI
The ONE Legian
Jl. Raya Legian No.117, Kuta, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361

LOMBOK
Montana Premier Senggigi
Jl. Raya Senggigi No.KM 12, Senggigi, Kec. Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat

LABUAN BAJO
Parlezo Hotel
Labuan Bajo, Kec. Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur

JAYAPURA
FOX Hotel Jayapura
Jl. Dr. Soetomo No.16, Gurabesi, Kec. Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua

MAKASSAR
Aston Inn Pantai Losari – Makassar
Jl. Daeng Tompo No.28–36, Maloku, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112

MANADO
Whiz Prime Hotel Megamas Manado
Kawasan Megamas, Jl. Piere Tendean

BANJARMASIN
Hotel Rattan Inn Banjarmasin
Jl. Ahmad Yani No.KM. 5, RW.7, Pemurus Dalam, Kec. Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70238
(0511) 3267799

SAMARINDA
Yello Hotel Samarinda
Jl. KH. Khalid No.1, Pasar Pagi, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75111
0851-7957-7047

BALIKPAPAN
ibis Balikpapan
Jl. Brigjen Ery Suparjan No.2, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76112

BIAYA PELATIHAN

FASILITAS BIMTEK & PELATIHAN

Biaya pelatihan disesuaikan dengan materi, durasi, dan lokasi kegiatan. Hubungi kami untuk penawaran terbaik.
TIDAK MENGINAP
BASE
Rp. 4.000.000 4-6 Juta
Tidak ada fasilitas penginapan
Coffee Break & Lunch
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
City Tour
Flashdisk Berisi Materi Bimtek
Antar jemput bagi peserta rombongan (min 5 orang)
MENGINAP
EXTRA
Rp. 5.000.000 5-7 Juta
Menginap di Hotel (Twin Sharing)
Coffee Break, Lunch & Dinner
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
City Tour
Flashdisk Berisi Materi Bimtek
Antar jemput bagi peserta rombongan (min 5 orang)
BIMTEK ONLINE
ONLINE
Rp. 2.500.000 per peserta
Seminar Kit
Tas Eksklusif
Sertifikat Bimtek
BIMTEK TERKAIT